Mimpi yang bersifat serangan atau kejaran, umumnya dialami sekitar 67%-90% dalam hidup seseorang, dan biasanya 92% mimpi tersebut dialami wanita, sedangkan pria sebanyak 85%. Hal ini biasa terjadi pada wanita karena emosi yang kurang baik, seperti sedih, marah atau ketakutan. Dari semuanya, ketakutan adalah faktor yang paling sering menyebabkan mimpi buruk.
Seperti dilansir dari health24, dr Irshaad Ebrahim, MD MRCPsych, Neuropsychiatrist in Sleep Disorders di the Constantia Sleep Centre mengungkapkan bahwa setiap orang memiliki 100% kemungkinan mengalami mimpi buruk, paling sedikit sekali seumur hidupnya. Menurut Ebrahim, mengungkapkan frekuensi munculnya sebuah mimpi buruk ternyata dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti usia dan jenis kelamin.
Ebrahim menjelaskan dari penelitian mengenai frekuensi mimpi buruk yang dilakukan terhadap anak-anak, orang dewasa baik wanita atau pria, hasilnya menunjukkan bahwa mimpi buruk lebih sering dialami oleh anak-anak dan juga dari golongan wanita.
Namun, jangan dulu panik. Agar tidur tak dihampiri mimpi buruk ada beberapa tips yang patut dicoba.
Bicaralah
Maksudnya yaitu membicarakan masalah yang kita miliki pada orang lain (teman/keluarga), jangan dipendam sendiri agar tidak menjadi gunung masalah yang dapat meletus dalam mimpi kita.
Berolahragalah
Olahraga/fitness yang teratur karena berolahraga dapat melatih otot-otot jantung dan pernafasan sehingga membuat tidur jauh lebih tenang, bahkan kadang tidak bermimpi, yang merupakan tanda bahwa tidur kita nyenyak.
Santai Sejenak
Pergilah ke tempat-tempat menenangkan seperti tempat spa, taman atau pantai yang dapat membuat tubuh dan pikiran lebih santai dan ringan.
Buat Rutinitas Tidur
Cobalah membuat rutinitas tidur yang baik dan benar. Tidurlah pada waktu yang sama tiap malamnya dan bangun pula pada waktu yang sama tiap paginya. Adanya ritme tidur yang teratur dapat membuat tidur lebih nyenyak dan terhindar dari mimpi buruk.
Hindari Obat/Pil Tidur
Sebaiknya jangan meminum obat/pil tidur untuk memaksakan tidur. Hindari pula meminum kopi atau minuman berkafein sebelum tidur karen dapat membuat gelisah ketika tidur.
Cek Kesehatan
Terkadang mimpi buruk muncul karena adanya efek samping dari pengobatan yang sedang dijalani atau obat-obatan tertentu, jadi cobalah pergi ke dokter untuk mengonfirmasi hal tersebut.
Hindari Alkohol
Mimpi buruk sering terjadi pada seseorang yang sering mengonsumsi alkohol/obat-obat terlarang. Bagi para pecandu sebaiknya berhenti dari sekarang dan carilah seseorang yang dapat membantu.
Senin, 06 Desember 2010
Wanita Sering Mimpi Buruk daripada Pria
7 Bahan Makanan Diet
Jika Anda memasukkan makan sehat atau diet sehat dalam daftar resolusi, ada baiknya Anda mulai cermat memilih makanan. Tak sekedar mengurangi porsi dan menolak karbohidrat tetapi juga dalam memilih makanan yang bermanfaat hebat untuk tubuh. Nah, supaya tak penasaran, coba saja intip dulu info berikut ini!
Seperti yang pernah dilansir oleh beberapa ahli nutrisi di dunia, makanan memiliki kontribusi besar pada kesehatan. Karena itu kecermatan dalam memilih bahan makanan termasuk mengolahnya menjadi kunci terpenting dalam nutrisi. Kini orang sudah mulai melatih diri dengan mencari dan memilih bahan makanan yang bermanfaat hebat bagi tubuh. Seperti halnya 7 jenis bahan makanan hebat berikut yang dipilih oleh eatingwell.com.
Minyak Olive: Sejak 40 tahun silam, para peneliti menemukan bahwa kandungan lemak tak jenuh ganda pada minyak olive ini sangat baik untuk jantung.Karena itu sangat dianjurkan untuk mereka yang memiliki kadar kolesterol tinggi dalam darah. Panelitian terakhir membuktikan minyak olive mengandung pholyphenol yang berfungsi sebagai antioksidan. Minyak olive bisa dipakai untuk menumis atau sebagai saus salad yang menyehatkan terutama extra virgin olive oil.
Yoghurt: Yoghurt terbuat dari susu sapi segar karena itu sangat kaya akan kalsium yang sangat baik untuk tulang. Kecuali itu bakteri yang ditambahkan dalam yoghurt merupakan bakteri yang sangat baik untuk kesehatan usus. Jika ingin mengurangi lemak bisa mengkonsumsi susu rendah lemak atau tanpa lemak.
Ikan: Berdasarkan berbagai riset ikan laut terutama yang berasal dari laut yang dalam sangat baik untuk kesehatan jantung karena mengandung lemak omega 3. Lemak inilah yang membuat kandungan kolesterol dalam darah tetap stabil. Sebaiknya ikan dipanggang, dikukus atau dipepes agar tidak mengandung lemak tambahan dalam proses pemasakannya.
Cokelat: Cokelat? Tiap orang pasti menyukainya. Cokelat bukan hanya nikmat di lidah tetapi juga sangat baik untuk tubuh kita. Cokelat mengandung flavanol yang sangat baik untuk kinerja pembuluh darah sehingga mencegah terjadinya tekanan darah tinggi. Carilah cokelat yang tidak terlalu banyak mengandung gula, minimal memiliki 40% kandungan cokelat.
Kacang-kacangan: Kacang-kacangan sejak dahulu sudah menjadi andalan sumber nutrisi untuk para vegetarian. Kacang bukan hanya gurih dan enak tetapi juga mengandung berbagai vitamin, lemak tak jenih dan sejumlah mineral termasuk antioksidan. Selain untuk bahan tambahan, kacang juga bisa langsung sebagai camilan.
Wine: Minuman beralkohol yang ada sejak ribuan tahun silam ini jika diminum dalam takaran yang wajar bisa mencegahpenyakit jantung, diabetes dan penurunan daya ingat.Berdasarkan hasil riset, red wine mengandung resveratrol yang bisa mengaktifkan gen yang menghambat proses penuaan.
Blueberries: Buah berry yang bulat dan berwarna ungu ini sejak tahuan 1999 menjadi populer. Karena riset yang dibuat tentang buah ini telah membuktikan bahwa blueberry bisa memberi efek bagus untuk kesehatan. Terutama kandungan antioksidan yang bisa membuat awet muda dan berjantung sehat.
Senin, 16 Agustus 2010
Strategi Makan pada Bulan Puasa
JAKARTA, KOMPAS.com — Puasa Ramadhan sebagai ibadah banyak manfaatnya bagi kesehatan. Supaya kedua tujuan itu dapat tercapai, perlu pengaturan pola makan secara khusus. Hal ini terutama pada pengaturan asupan gizi saat berbuka dan sahur.
Selama berpuasa, pola makan akan berubah karena hanya diperbolehkan makan saat pagi sebelum terbit fajar dan menjelang malam hari. Lambung dibiarkan kosong selama sekitar 13 jam. Umumnya, tubuh memerlukan waktu 3-5 hari untuk beradaptasi dengan pola makan yang baru ini.
Meski lambung kosong belasan jam, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Tubuh akan tetap memiliki energi yang cukup untuk beraktivitas. Energi tersebut berasal dari cadangan energi berupa lemak yang tersimpan di bawah kulit serta glikogen yang tersimpan di otot dan hati.
Dari aspek gizi, puasa paling tidak akan mengurangi asupan zat gizi, terutama energi, sekitar 20-30 persen. Namun, dari aspek kesehatan, puasa ternyata memberi manfaat kesehatan terhadap tubuh. Bahkan di negara-negara maju, puasa dijadikan salah satu terapi (fasting therapy) untuk penyembuhan beberapa penyakit degeneratif.
Hindari es & balas dendam
Selama berpuasa terjadi perubahan pola makan dari tiga kali menjadi dua kali sehari dengan jadwal juga berubah. Perubahan frekuensi makan ini akan menurunkan jumlah zat gizi yang masuk ke dalam tubuh. Oleh karena itu, dalam seminggu pertama umumnya akan terjadi penurunan berat badan karena tubuh belum terbiasa dengan pola makan baru. Dalam minggu-minggu berikutnya, tubuh dapat beradaptasi terhadap perubahan.
Puasa yang benar adalah yang memenuhi kaidah agama dan kesehatan. Hal itu antara lain tampak dalam perilaku makan dan minum saat buka dan sahur. Menyegerakan berbuka puasa saat azan maghrib tiba serta menunda sahur hingga mendekati waktu imsak merupakan strategi puasa yang diajarkan Rasulullah SAW. Hal itu dimaksudkan untuk mengurangi dampak kelaparan berkepanjangan terhadap sistem metabolisme tubuh.
Pada saat berbuka sebaiknya tidak makan dan minum terlampau banyak sebagai tindakan “balas dendam”. Langsung makan makanan berat justru akan membebani kerja lambung yang sudah dibiarkan istirahat sekitar 13 jam. Untuk berbuka puasa, umumnya kita memulai dengan makanan manis-manis, mengikuti sunah Nabi, dengan tujuan agar tubuh segera mendapatkan glukosa untuk menormalkan gula darah yang menurun selama 13 jam berpuasa.
Menu pembuka dapat berupa sirup manis, teh manis, aneka kolak, kurma, dan berbagai makanan jajanan. Makanan dan minuman manis sangat mudah dicerna sehingga segera mengembalikan kesegaran tubuh. Porsi energi saat berbuka sebaiknya sekitar 10-15 persen dari total kebutuhan energi sehari.
Hindari minum minuman dingin atau yang dicampur es saat berbuka. Es dapat menahan rasa lapar sehingga hidangan lain yang lebih bergizi tidak dapat disantap. Akibatnya, hal itu akan mengurangi asupan zat gizi yang sangat diperlukan tubuh untuk memulihkan stamina.
Makanan lengkap, karbohidrat kompleks
Setelah melaksanakan shalat maghrib, sekitar 30 menit setelah awal berbuka, makan malam dapat dilakukan seperti biasa. Jenis makanan yang sebaiknya dikonsumsi adalah makanan lengkap yang mengandung karbohidrat kompleks. Perolehan energi yang disarankan adalah 30-35 persen dari total kebutuhan energi dalam sehari.
Seusai shalat tarawih hingga sebelum tidur (sekitar pukul 21.00), konsumsi pangan sumber karbohidrat, tetapi menghindari konsumsi pangan yang mengandung serat dan protein tinggi. Perolehan energi yang disarankan adalah 10-15 persen dari total kebutuhan energi dalam sehari.
Pada saat sahur tidak disarankan mengonsumsi makanan dan minuman secara berlebihan dengan tujuan menabung makanan. Konsumsi berlebihan justru memperburuk kondisi tubuh pada siang hari.
Makanan sumber karbohidrat kompleks (nasi, jagung, umbi), protein tinggi (susu, telur, ikan, daging merah, daging ayam, tahu, atau tempe,) serta makanan tinggi serat (sayuran dan buah-buahan) sangat baik untuk dikonsumsi sebagai penyedia energi jangka panjang. Perolehan energi yang disarankan adalah 40-45 persen dari total kebutuhan energi sehari.
Konsumsi cairan dan olahraga
Selama berpuasa, aturlah agar air yang diminum tetap sekitar 8 gelas per hari, seperti pada hari biasa. Caranya: minumlah 2 gelas pada saat berbuka, 4 gelas setelah shalat tarawih hingga menjelang tidur, 1 gelas saat bangun tidur untuk sahur, dan 1-2 gelas lagi setelah sahur menjelang imsak.
Minum air tidak selalu berarti air putih semata, tetapi dapat juga berupa minuman teh, susu, jus buah, koktail buah, bahkan kuah sayur juga termasuk dalam cairan yang dianjurkan untuk dikonsumsi.
Jika ada obat-obatan yang harus dikonsumsi, maka perlu dilakukan perubahan jadwal konsumsi. Obat-obatan yang biasanya diminum pagi hari bisa diubah ke waktu berbuka puasa, sedangkan dosis sore dipindahkan ke waktu makan sahur. Untuk yang gemar berolah raga, perhatikan jadwal yang tepat agar tidak memengaruhi kadar gula sewaktu berpuasa.
Alternatif waktu terbaik untuk olahraga bukan menjelang waktu berbuka karena kondisi gula darah sudah mendekati ambang di bawah 60 mg/dl. Saat yang paling tepat dan lebih rasional untuk berolahraga adalah seusai salat tarawih. Jenis olahraga sebaiknya yang ringan-ringan saja. @
Prof Dr Made Astawan
Ahli Teknologi Pangan dan Gizi IPB



